Suara.com - Ada lima hal penting yang disampaikan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin kepada para tamu Allah yang akan berangkat ke Tanah Suci Arab Saudi.
"Ada lima hal yang ingin saya sampaikan. Pertama adalah agar jamaah menjaga kesehatan," kata Lukman saat melepas jamaah calon haji kelompok terbang pertama embarkasi Jakarta-Pondok Gede di Jakarta, Selasa (9/8/2016).
Dia mengatakan kesehatan menjadi modal penting bagi jamaah untuk menunaikan setiap prosesi haji. Terlebih, cuaca di Saudi saat ini cenderung lebih panas dibandingkan di Indonesia.
Tanpa kesehatan, kata dia, maka jamaah tidak akan bisa beribadah dengan khusyu. Untuk itu, perlu bagi jamaah untuk cerdas dalam membawa diri dengan menjalankan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, meminum air yang cukup dan melakukan aktivitas seperlunya sehingga tidak menguras tenaga.
Pesan kedua, Menag berharap jamaah benar-benar mempelajari manasik haji. Jamaah harus bisa memprioritaskan pada rukun dan wajib haji. Terdapat kecenderungan jamaah terlalu banyak terforsir untuk kegiatan yang bukan rukun dan wajib haji, misalnya ibadah yang sifatnya sunnah dan afdholiat.
"Kloter pertama ini baru sebulan lagi akan wukuf di Arafah. Haji adalah wukuf puncaknya maka sebelum wukuf jangan banyak terforsir. Bukan berarti saya melarang ha-hal sunnah. Kalau umrah saat musim haji itu bolehlah 2-3 umrah tapi jangan setiap hari. Itu tentu akan menyita stamina," kata dia.
Selanjutnya, Menag berpesan jamaah menaati peraturan yang ada. Penting juga agar jamaah menaati petunjuk petunjuk ketua regu rombongan kloter dan semua petugas haji.
Sejatinya peraturan, kata dia, dibuat untuk kemaslahatan bersama bukan untuk orang per orang. Apalagi jamaah Indonesia adalah jamaah dengan jumlah terbesar di dunia.
Kemudian, Lukman berpesan agar jamaah menjaga nama baik Indonesia. Pada hakikatnya jamaah haji adalah duta bangsa yang menyandang nama Indonesia. Maka dari itu, jamaah agar menjaga tingkah laku dan tutur kata yang baik sehingga tidak merusak citra buruk Indonesia.
"Warga dari berbagai belahan dunia ke Tanah Suci dan melihat jamaah Indonesia," kata dia.
Terakhir, Lukman mengatakan kepada jamaah agar selalu berdoa untuk dirinya, keluarga, lingkungan dan bangsa Indonesia agar selalu dapat keluar dari persoalan-persoalan sehingga menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Tanah Suci menjadi salah tempat yang utama bagi umat Islam untuk memanjatkan doa. "Bapak ibu akan di tempat yang mustajab doanya dan ada di waktu yang istimewa," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Toleransi Nyepi dan Lebaran di Bali, Menag Atur Takbiran Terbatas
-
3 Pernyataan Kontroversial Menag Nasaruddin Umar, Terbaru soal Zakat
-
KPK Buka Peluang Panggil OSO Usai Menag Nasaruddin Beri Klarifikasi Soal Jet Pribadi
-
Menag Nasaruddin Akhirnya Klarifikasi Soal Jet Pribadi, KPK Lakukan Penelaahan
-
98 Ribu Guru Madrasah Ikut PPG, Kemenag: Jika Lulus, Bisa Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan