Polda Metro Jaya tengah memburu tiga pelaku begal pencurian bermotor disertai dengan kekerasan yang terjadi di daerah Cipondoh, Tanggerang, pada Jumat (12/8/2016) dini hari. Aksi tersebut telah menewaskan seorang tukang parkir berinisial R (25), karena pelaku menusuk punggung dan leher korban.
"Kejadian terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari, korban langsung terkapar dan tewas ditempat di Jalan Benteng Betawi, Blok Kepu, Batu Ceper, Kota Tangerang," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Awi Setiyono kepada wartawan, Jumat (12/8/2016).
Awi menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Awalnya, saksi bernama Abdul Jabar dan Munir melintas di tempat kejadian perkara. Mereka kemudianmelihat korban sedang mengendarai sepeda motor dan tengah dibuntuti oleh tiga orang pelaku.
"Kami punya keterangan aaksi, ada tiga pelaku, mereka berboncengan menggunakan satu motor, Yamaha Fixon,"kata Awi.
Setelah dipepet kendaraannya oleh tiga pelaku, kemudian korban berhenti dan dua pelaku turun menghampiri korban. Tanpa banyak bicara salah satu pelaku langsung menusuk korban.
"Mereka gunakan senjata tajam. menusuk pada bagian punggung dan leher korban hingga tewas di tempat. Mereka langsung membawa motor korban Suzuki F4 dan melarikan diri,"ujar Awi.
Melihat kejadian tersebut dua saksi tersebut langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat.
"Kami dapat laporan, saat ini sedang lakukan pengejaran, mereka masuk Daftar Pencarian Orang,"ujar Awi.
Para pelaku melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat