Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat kembali melanjutkan sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Senin (15/8/2016). Dalam sidang keduabelas ini, jaksa penuntut umum bakal mendatangkan ahli psikologi untuk dimintai keterangan dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.
"Ahlinya kan hari ini masih dari mereka. Sepertinya ahli psikolog belum itu kan," kata Yudi Wibowo, kuasa hukum Jessica, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (15/8/2016).
Yudi mengaku belum tahu secara persis total ahli yang dihadirkan selama persidangan kasus yang menjerat kliennya.
Hidayat Bostam yang juga merupakan kuasa hukum Jessica memprediksi jika nanti jaksa juga akan menghadirkan pembantu rumah tangga Jessica berinisial SR.
"Pembantu Jessica yang pernah disembunyikan identitasnya sama penyidik," kata Bostam.
Namun saat disinggung apakah keterangan pembantu Jessica tersebut untuk menjelaskan soal celana yang sempat dibuang Jessica, Bostam mengaku belum mengetahuinya.
"Mungkin soal celana, tapi saya tidak tahu secara persis," kata dia.
Dia juga tidak bisa memastikan apakah nantinya jaksa pasti mendatangkan ahli psikoligi bernama Antonia Rati Anjarani dan pembantu Jessica.
"Baru dua, nggak tahu ada berapa (yang dihadirkan). Saya juga baru dapet infonya saksi sama ahli," kata Bostam.
Sebelumnya, jaksa telah menghadirkan dua ahli digital forensik. Mereka adalah Muhammad Nuh dan Christopher Hariman Rianto. Jessica pun mengaku keberatan dengan keterangan yang disampaikan dua ahli soal analisanya terhadap rekaman pengawas atau CCTV Kafe Olivier yang diputar di depam Majelis Hakim. Namun ia lebih memilih menyampaikannya nanti pada persidangan berikutnya ketika dirinya diminta untuk menjadi saksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026