Suara.com - Ratusan calon penumpang pesawat di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) Amerika Serikat dievakuasi polisi menyusul laporan adanya bunyi letusan senjata api di terminal 8 sekira pukul 10.15 waktu setempat, Minggu (15/8/2016).
Polisi khusus bersenjata lengkap denga sigap menyisir lokasi diduga letusan senjata berasal. Namun, tak ditemukan bukti adanya bekas kontak senjata di sana.
"Jika ada barang yang tertinggal, itu sama sekali tak berarti dengan nyawa kalian, semuanya keluar," kata seorang petugas polisi kepada kerumunan calon penumpang.
Seluruh jadwal penerbangan ditunda hingga empat jam selama penyisiran dilakukan di bandara JFK-khususnya terminal 8. Belakangan diketahui, bunyi letusan yang diduga senjata api ternyata suara sorak sorai penonton atas kemenangan Usian Bolt di final 100 meter Olimpiade Rio. (Dailymail)
Tag
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres