Muhammad Rangga (7) bocah asal Pondok Kopi, Jakarta Timur, yang sempat terpisah dari orangtuanya pada perayaan HUT RI di Istana akhirnya ditemukan. Suharni, ibu dari Rangga senang bisa bertemu kembali dengan puteranya.
Suharni menuturkan, puteranya ditemukan oleh aparat kepolisian yang berjaga di daerah sekitar Jalan Medan Merdeka.
"Alhamdulillah anak saya akhirnya ketemu, saya takut banget anak saya dijual atau dimanfaatin, tapi alhamdulillah ketemu. Tadi ditemukan sama polisi dan dibawa ke pos polisi, " ujar Suharni kepada Suara.com di jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (17/8/2016).
Suharni menceritakan dirinya terpisah dengan sang putera saat menyaksikan parade kereta kencana Ki Jaga Raksa di depan Istana jelang pengibaran bendera merah putih. Menurutnya, saat kejadian suami Suharni tidak memperhatikan puteranya yang tiba -tiba hilang. Namun dirinya sadar bahwa tidak ada puteranya yang juga ikut menonton.
"Suami saya nggak perhatiin keasikan nonton dia, tadi lagi sama suami saya. Pas saya lihat nggak ada anak saya, saya panik juga nangis karena anak saya hilang dan saya langsung cari anak saya,"katanya.
Berselang setengah jam akhirnya putranya bisa ditemukan berkat bantuan kepolisian.
"Saya pusing nyari anak saya, untungnya bapak polisi bisa nemuin anak saya," ungkapnya.
Sebelumnya Suharni panik luar biasa. Dia terpisah dari anaknya yang tadi nonton parade kereta kencana yang membawa bendera Merah Putih dan teks Proklamasi.
"Rangga, dimana kamu le. Tolong pak, anak saya yang laki-laki hilang, tadi sama saya disini," ujarnya seraya menangis di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (17/8/2016).
Ibu berjilbab coklat tersebut terlihat jalan kesana kemari sambil melihat-lihat.
Dia mendekati hampir semua anak kecil yang dikira putranya. Dia menangis.
Begitu melihat polisi bertugas, ibu tersebut cepat-cepat meminta tolong untuk membantu mencari anaknya yang memakai baju merah.
"Pak, tolong cari anak saya pak, tadi sama saya disini sebelah saya, nggak tahu tiba-tiba nggak ada," katanya.
Aparat kepolisian pun membantu si ibu.
Suara.com - "Sini bu. Makanya anaknya dipegang bu kok bisa hilang," kata petugas.
Tag
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan