Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah gencar-gencarnya membangun Rumah Susun Sederhana Sewa di Ibu Kota. Namun sayang wacana tersebut tidak berjalan mulus.
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ketika memberikan kata sambutan pada peresmian RPTRA di Rusun Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur mengungkapkan kekecewaannya.
"Saya begitu kecewa pembangunan RPTRA oleh kita nggak jadi-jadi. Padahal target saya di semua RW yang padat itu ada 1 RPTRA," kata Ahok saat memberikan sambutan di lokasi, Selasa (23/8/2016).
Ahok menerangkan, Jakarta membutuhkan banyak ruang bermain dan tempat berkumpul para warga.
"Kenapa penting RPTRA karena ini kita kota besar? Ibu-ibu yang duduk di sini saja kadang-kadang kalau tidak terbuka tidak tahu kesulitan sebelahnya seperti apa," ujar Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini berharap dengan adanya RPTRA di Jakarta dapat dimanfaatkan warga untuk saling bertukar pikiran. Sehingga antara warga tahu masalah apa yang tengah dialami.
"Setiap rumah tangga ada kesusahan sendiri, kan kadang-kadang ada ibu-ibu kelihatan bagus, enak, nggak tahunya digebukin suaminya," kata Ahok.
"Ada juga suaminya senyum-senyum (nggak tahunya) ditampar mulu sama bininya. Nggak ada yang tahu juga. Kan ada istilah ikatan suami takut istri, takut istri kalau di rumah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh
-
Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit