Suara.com - Wabah Ebola, MERS CoV, dan Zika yang menjadi endemi di beberapa negara belakangan ini memiliki satu kesamaan. Penyakit-penyakit tersebut sama-sama ditularkan dari hewan.
Indonesia, menurut Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek sudah sepatutnya waspada terhadap potensi penyebaran penyakit menular ini. Banyak kerugian yang timbul jika penyakit yang tergolong zoonosis ini tidak diantisipasi.
"Tren penyakit kini memang telah bergeser dari penyakit menular ke tidak menular. Tapi penyakit menular yang bersumber dari hewan atau zoonotik harus kita waspadai karena bisa menjadi wabah atau pandemi yang menyebabkan kerugian yang luar biasa," ujarnya usai membuka Global Health Security Agenda (GHSA) di Jakarta, Selasa (23/8/2016).
Namun, lanjut Menkes Nila, untuk mewaspadai potensi penularan penyakit bersumber hewan ini, Indonesia tak bisa bergerak sendiri. Butuh dukungan dari negara-negara lain yang tidak hanya bertujuan untuk menekan jumlah kesakitan dan kecacatan dari suatu infeksi penyakit, tapi juga menekan dampak sosial dan ekonomi dari masalah kesehatan.
"Untuk itu Indonesia dan negara-negara anggota WHO menginisiasi forum Global Health Security Agenda (GHSA) untuk betul-betul kerja sama scara global dalam mengatasi ancaman kesehatan yang serius," tambahnya.
Pada gelaran GHSA kedua ini, Indonesia mendapat mandat sebagai tuan rumah pelaksana. Dalam forum Internasional ini negara-negara GHSA yang berpartisipasi akan memperkuat koordinasi demi mengimplementasikan 11 paket aksi sejalan dengan Peraturan Kesehatan Internasional (IHR).
"Tugas kita membuat suatu pertemuan untuk mengoordinasi 11 paket aksi ini. Kita bisa lihat implementasinya dari sisi regional, nasional maupun global," ujar Menkes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?
-
Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo
-
Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi
-
Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq
-
Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?
-
Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang
-
Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja
-
Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat
-
Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif