Suara.com - Pesawat latih milik Angkasa Aviation Academy yang jatuh di pesawahan warga di Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/8/2016) kemarin masih tergolong baru. Pesawat jenis cessna itu baru empat tahun dioperasikan.
Kepala Sekolah Angkasa Aviation Academy, Capt Audy L Punuh mengatakan pesawat yang jatuh ini masih bisa dikatakan baru. Karena dioperasikan baru empat tahun dan kondisinya juga masih baik.
"Pesawatnya bisa dikatakan masih baru ya baru empat tahun kita gunakan untuk latihan," kata Audy di Cirebon, Rabu (31/8/2016).
Angkasa Aviation Academy memiliki 20 pesawat yang digunakan untuk latihan terbang. Dari 20 pesawat itu 10 diantaranya ditempatkan di Bandara Cakrabuwana Penggung Cirebon.
Dan sampai saat ini pihaknya mengaku masih melakukan investigasi. Sehingga belum bisa memberikan informasi mengenai penyebab kecelakaan ini.
"Kami masih melakukan investigasi juga pelajari, jadi belum bisa memberikan informasi lebih lengkap mengenai penyebabnya" tuturnya.
Atas terjadinya peristiwa iti, pihak sekolah juga akan melakukan safety asessment untuk melakukan perbaikan dan menghindari kejadian serupa.
Dalam kejadian tersebut dua orang, yaitu pelatih dan siswanya mengalami luka ringan dan tim investigasi dari KNKT sudah diterjunkan pada hari ini (Rabu) untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!