"Jadi, kalau selama ini orang mengkategorikan industri adalah migas dan non migas, maka kelak, industri akan menjadi pariwisata dan non pariwisata," kata Arief, yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Bagaimana dengan devisa?
Menurut laki-laki asli Banyuwangi ini, saat ini pariwisata masih menempati posisi ke-4 sebagai penyumbang devisa nasional, yaitu sebesar 9,3 persen dibandingkan industri lainnya. Tapi, pertumbuhan penerimaan devisa pariwisatanya tergolong tertinggi, yaitu 13 persen, sedangkan pertumbuhan industri minyak gas bumi, batubara, dan minyak kelapa sawit, negatif.
"Ini penting. Biaya marketing yang diperlukan hanya 2 persen dari proyeksi devisa yang dihasilkan," kata lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris, dan Unpad Bandung itu.
Soal tenaga kerja, dinilai sebagai yang paling rumit, yang dihadapi oleh negeri ini. Menurut Menpar, pariwisata merupakan penyumbang 9,8 juta lapangan kerja, atau sebesar 8,4 persen secara nasional, dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri.
Dalam penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata tumbuh 30 persen dalam waktu 5 tahun. "Itu pertumbuhan yang sangat signifikan," ujarnya.
Pariwisata, lanjut Arief, disebut sebagai pencipta lapangan kerja termurah, karena bisa melahirkan kesempatan kerja hanya dengan 5.000 dolar/satu pekerjaaan.
"Coba bandingkan dengan rata-rata industri lainnya, yang sudah sebesar 100 ribu dolar/satu pekerjaan," ujarnya.
Tokoh lain yang mendapatkan penghargaan adalah Bupati Banyuwangi, Abdulah Azwar Anas, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kemudian kementerian dan lembaga lain yang mendapatkan penghargaan adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah