Suara.com - Ketua Majelis Hakim Kisworo mengatakan vonis atas terdakwa Jessica Kumala Wongso, yang diduga membunuh sahabatnya Wayan Mirna Salihin dengan racun dalam kopi, akan dijatuhkan pada akhir Oktober 2016.
"Vonis diberikan antara tanggal 24, 25 dan 26 Oktober 2016," ujarnya dalam persidangan tewasnya Wayan Mirna Salihin akibat kopi bersianida di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).
Kisworo melanjutkan, pembacaan vonis akan dilakukan setelah pembacaan tuntutan direncanakan pada 3 Oktober, nota pembelaan pada 10 Oktober, tanggapan penggugat (replik) pada 13 Oktober dan tanggapan tergugat (duplik) pada 17 Oktober.
Adapun sidang Kamis adalah kesempatan terakhir jaksa penuntut umum (JPU) sebagai penggugat menghadirkan saksi, baik fakta maupun ahli. Oleh karena itu, persidangan selanjutnya akan mendengarkan saksi yang dihadirkan oleh penasehat hukum untuk meringankan terdakwa.
Sidang akan dimulai lagi pada Senin (5/9/2016). Terkait hal ini, Majelis Hakim meminta penasehat hukum Jessica untuk menghadirkan saksi meringankan yang mendukung keterangan terdakwa.
"Dengar keterangan saksi dari terdakwa akan dilakukan pada enam hari sidang, yaitu pada tanggal 5, 7, 14, 15, 19 dan 21 September 2016. Kami harap jadwal ini dipatuhi," tutur Kisworo.
Pihak Jessica sendiri menyatakan berencana memanggil belasan saksi.
"Kemungkinan 15 orang saksinya," tutur Pengacara Jessica, Otto Hasibuan.
Mirna tewas pada Rabu, 6 Januari 2016 di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta. Korban diduga meregang nyawa akibat menenggak kopi es vietnam yang dipesan oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso. (Antara)
Berita Terkait
-
Sutradara Disebut Siap, Happy Death Day 3 akan Mulai Digarap
-
Jessica Iskandar Tumbang Usai Santap Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya
-
Jessica Iskandar Tumbang Usai Makan Makanan Mentah, Vincent Verhaag Ungkap Kronologinya
-
Vincent Verhaag Pakai Pola Asuh Anak 7-7-7, Apa Itu?
-
Cara Vincent Verhaag Agar Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi