Suara.com - Reni, seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang menjadi korban perampokan dan penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Sabtu (3/9/2016). Didampingi beberapa Polwan, dia terlihat jalan dengan terpincang-pincang, kemudian dibawa masuk ke mobil Ambulance milik Polda Metro Jaya.
Korban dibawa ke Balai Kesehatan. Itu terlihat dari Polwan yang mengawalnya, yakni petugas unit Disaster Victim Investigation.
"Kita nggak bisa menyampaikan itu, nanti saja," kata seorang polisi yang ikut mendampingi korban.
Selain Reni, di waktu hampir bersamaan ada seorang perempuan lain yang diantar oleh petugas. Namun belum diketahui, siapa perempuan tersebut.
Sebelumnya, dua laki-laki yang diduga pelaku perampokan dan penyenderaan tiba di Polda Metro Jaya. Hingga kini, keduanya masih menjalani pemeriksaan.
Siang ini, khalayak dikejutkan peristiwa aksi yang diduga perampokan dan penyanderaan di sebuah rumah jalan Bukit Hijau nomor IX nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Setelah rumah dikepung selama sembilan jam, polisi berhasil meringkus kedua pelaku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan