Suara.com - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rahmad Rivai, disiram air keras atau cuka para oleh teman sekolahnya pada, Rabu (7/9/2016). Tidak diketahui motif penyiraman ini.
Kapolsek SU I Palembang, AKP M. Khalid Zulkarnaen, mengatakan korban yang berusia 15 tahun merupakan warga kawasan Lorong Beringin Jaya Kecamatan Seberang Ulu (SU) I.
Korban disiram air keras saat berada di lingkungan SMP NU secara tiba-tiba teman satu kelasnya berinisial MI. Pelaku menyiram air keras ke arah wajah, sehingga korban mengalami luka bakar di bagian leher sebelah kiri.
Pelaku langsung melemparkan bungkusan plastik berisikan air keras ke arah korban dari luar pagar sekolah.
"Kami sudah menerima laporan dan sedang ditindaklanjuti. Saat ini Unit Reskrim sedang melakukan penyelidikan di lapangan untuk menangkap pelaku," kata Khalid.
Korban mengatakan heran mengapa dirinya bisa menjadi sasaran pelaku.
"Saya tidak tahu masalahnya apa, tiba-tiba dia langsung melempari saya dengan cuka para itu," kata korban. (Antara)
Berita Terkait
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib