Koordinator Relawan Sahabat Sandiaga Uno, Anggawira. [Dok pribadi]
Koalisi kekeluargaan semakin nampak petanya, arus dukungan bakal calon Gubernur Jakarta Sandiaga Uno kian menguat. Setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mendeklarasikannya, kini giliran Partai Keadilan Sosial (PKS) turut kepincut dan resmi memantapkan dukungannya kepada Pria yang akrab di sapa Sandi itu.
Koordinator Sahabat Sandiaga Uno (SSU), Anggawira menyampaikan apresiasi langkah PKS yang mantap memilih Sandiaga. Keyakinan PKS ini dinilai tepat, sebab sosok Sandiaga sesuai atau sejalan juga dengan visi PKS dan masyarakat Jakarta yang membutuhkan pemimpin baru Jakarta yang visioner dan lebih memanusiakan manusia.
“Keputusan PKS ini tak salah. Selain Sandiaga menyuguhkan kepemimpinan baru yang segar, juga figur bang sandi ini searah dengan marwah PKS dan kebutuhan pemimpin baru Jakarta yang telah teruji manajerialnya serta lebih memanusiakan manusia,” tutur Doktor lulusan Universitas Negeri Jakarta itu dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2016).
Fungsionaris Partai Gerindra ini menilai bahwa elektabilitas Sandi juga kian mencuat meyakinkan. Dengan bergabungnya sejumlah partai dengan basis loyalitas pemilih yang kuat ini diyakininya akan semakin meyakinkan menambah daya gedor suara Sandi.
Soal penawaran PKS yang getol menawarkan, menurut Angga itu sah-sah saja mengingat itu pasti kader terbaik yang mereka tawarkan. Hanya saja, dalam jajak koalisi itu dinamis sesuai ritme mekanisme partai dan koalisi atau komunikasi politik antar-partai.
“Sah-sah saja kalau mau menawarkan pendamping bang Sandi. Biarkan ritme mekanisme partai dan koalisi atau komunikasi politik antar-partai yang menentukan karena hal itu dinamis,” ucapnya.
Dirinya juga menyebut bahwa dalam minggu-minggu ini bakal ada deklarasi susulan oleh partai lainnya. Namun, dia enggan menyebut nama partai yang dimaksud itu.
“Bulan ini bakal ada rentetan susulan yang deklarasi mendukung Bang Sandi. Sabar ya,” ujarnya.
Seperti diketahui, dewan pimpinan tingkat pusat PKS kamis malam meyebut dan diperkuat dalam ciutan twitter PKS mengumumkan bahwa “keputusan musyawarah sudah dihasilkan. Saatnya bekerja dan ikhtiar,” kata akun resmi @PKSejahtera.
Komentar
Berita Terkait
-
Saefullah Tak Dipilih Gerindra, PKB akan Buat Poros Baru
-
Relawan Idrus Terkejut PKS Akhirnya Pilih Mardani Ali Sera
-
Ahok: Kalau Nggak Pro Rakyat Kecil Masa Kasih Tunjangan Kesehatan
-
Djarot: Jangan Lihat Siapa Bicara Tapi Lihatlah Isi dan Esensi
-
Djarot: Hanya Kader PDIP yang Ikut Sekolah Calon Kepala Daerah
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas