News / Metropolitan
Jum'at, 09 September 2016 | 14:31 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus reklamasi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berencana membentuk koalisi baru di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Opsi ini akan diambil apabila Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah tidak dijadikan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Sandiaga Uno yang saat ini sudah diusung Partai Gerindra.

"Kita akan alihkan dukungan dan akan buat poros baru," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Abdul Azis melalui WhatsApp, Jumat (9/9/2016).

Azis menerangkan, pihaknya akan menggalang dukungan dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua GP Ansor DKI Jakarta ini kesal mengetahui Partai Gerindra DKI Jakarta akan melakukan fit and proper test kader Partai Keadilan Sejahtera yang bernama Mardani Ali Sera. Sebab, PKS berkeinginan Mardani mendampingi Sandiaga Uno.

"Gini bang, PKB sebagai pendukung Sandiaga belum pernah di ajak bicara mengenai cawagubnya dari PKS," kata Azis.

Apabila nantinya PKB, PPP, Partai Demokrat, dan PAN benar akan membentuk koalisi di Pilkada Jakarta 2017, sejauh ini sudah ada nama Yusril Ihza Mahendra untuk dijadikan calon gubernur.

"Kita masih melihat Yusril. (Cawagubnya) tetap Saefullah," kata Azis.

Load More