Suara.com - Mulai petang ini, Komjen Budi Gunawan resmi menjabat kepala Badan Intelijen Negara. Beberapa menit yang lalu, Presiden Joko Widodo melantiknya di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Budi Gunawan telah diambil sumpahnya dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara pengangkatan jabatan.
Ada peristiwa yang menarik di tengah acara tersebut. Bukan soal kehadiran mantan Presiden yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di sana.
Itu terjadi ketika rangkaian pemberian selamat. Usai upacara, Jokowi menyalami Budi. Begitu juga dengan para pejabat negara. Di belakang Jokowi ada Megawati.
Ketika Megawati datang untuk memberikan selamat, Budi langsung menunduk. Sejurus kemudian, dia mencium tangan Megawati.
Budi merupakan mantan ajudan Megawati ketika masih menjabat Presiden. Karena kedekatan itu, sempat muncul rumor Megawati adalah orang yang meminta agar Budi diangkat menjadi kepala BIN setelah sebelumnya gagal menjadi Kapolri.
Acara pelantikan itu tentu saja dihadiri Sutiyoso bersama istrinya. Sutiyoso adalah orang yang digantikan Budi.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo juga hadir.
Berita Terkait
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
-
Mahfud MD Kasih Dua Jempol untuk Prabowo: Ada Apa Ini?
-
Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP
-
Reshuffle Kabinet Prabowo: Murni Evaluasi Kinerja atau Sekadar Drama Politik?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan