Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DKI Jakarta, menyerahkan 27 ekor sapi kepada Masyarakat DKI Jakarta untuk dikorbankan pada hari raya Idul Adha 1937 Hijriyah pada Senin (12/9/2016) yang akan datang. Selain sapi, DPD yang dipimpin oleh Fayakhun Andriadi tersebut juga menyerahkan 89 ekor sapi untuk disembelih nantinya.
"Jumlahnya ada 27 ekor, itu sapinya, kalau kambingnya, ada 89 ekor," kata Fayakhun dalam acara penyerahan hewan korban kepada Masyarakat DKI Jakarta yang tidak mampu di gedung DPD Golkar, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9/2016).
Kata dia jumlah hewan yang dikumpulkan tahun ini mengalami peningkatan yang drastis bila dibanding dengan tahun sebelumnya pada hari raya Idul Adha. Hal itu lanjutnya, disebabkan oleh semangat dari para pengurus DPD dan juga antusias dari masyarakat Jakarta juga.
"Kalau tahun lalu, sapi ada 10, kambing ada 20, tahun ini peningkatan sekali. Kerja pengurus sekarang memang sangat antusias, begitu juga dengan masyarakat," kata Politisi Golkar tersebut.
Lebih lanjut dia menjelaskan, meningkatnya jumlah hewan tersebut karena juga dibarengi dengan semangat ibadah dari pada kader Golkar.
"Jadi terima kasih atas amanah para pengurus. Partai Golkar akan menyalurkan kelada yang berhak. Hari Senin setelah salat akan dibagikan di kantor Golkar di wilayah,langsung dipotong hari itu juga dan langsung dibagikan," kata Fayakun.
Tag
Berita Terkait
-
Tarekat Naqsabandiyah Gelar Salat Idul Adha Hari Ini
-
Mudik Idul Adha, Volume Kendaraan Tol Jakarta-Cikampek Meningkat
-
Kapolda Perkirakan Jumat Besok Puncak Arus Mudik Idul Adha
-
3.500 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Peringatan Idul Adha
-
Golkar Nilai Kasus 'Papa Minta Saham' Gugur Setelah Putusan MK
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?