Suara.com - Kementerian Pendidikan Malaysia meminta kepada semua pelajar di negara tersebut tidak bepergian ke Singapura dan Filipina. Hal ini dikarenakan penyebaran virus zika di kedua negara itu.
"Kita telah membuat larangan dan memberikan surat kepada semua jabatan, pejabat pendidikan daerah (PPD) dan sekolah supaya kalau boleh lawatan-lawatan ke Singapura dan Filipina pada waktu ini ditangguhkan sebab virus zika yang menyerang negara bersangkutan," ujar Menteri Pendidikan Malaysia, Datuk Seri Mahdzir Khalid di Johor, Minggu (11/9/2016).
Singapura mencatat ada sudah ada 300 orang yang terjangkit zika, sedangkan Filipina mencatatkan diri sebagai kasus pertama Senin lalu. Mengikuti jadwal sekolah semua pelajar di Malaysia cuti pertengahan selama seminggu dan sebagian diantara mereka mungkin turut mengunjungi Singapura.
Mahdzir mengatakan, larangan tersebut akan diteruskan hingga Kementerian Kesehatan dapat memberi laporan terkini mengenai virus zika. Menurut dia, larangan tersebut juga berlaku untuk kanak-kanak dan ibu mengandung supaya dapat memberikan penjelasan kepada sesama.
Mahdzir mengemukakan hal itu terkait Jabatan Pendidikan Negeri Selangor yang mengeluarkan arahan agar sekolah-sekolah di negeri itu tidak mengadakan lawatan ke negara-negara terkait.
Selain itu sehubungan cuti sekolah yang telah dimulai, Kementerian Pendidikan Malaysia juga meminta pihak sekolah agar memastikan kebersihan kawasan di sekitar sekolah supaya terlindung daripada pembiakan nyamuk aedes aegypti.
"Kita juga sudah mengeluarkan arahan kepada semua kawasan zon persekolahan dan PPD non agar melakukan bersih-bersih dalam bentuk gotong royong bersama ibu bapak supaya sekolah-sekolah tidak menjadi sarang nyamuk aedes," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas