Suara.com - Mantan Wakil Kapolri, Jenderal Budi Gunawan resmi menjadi Kepala Badan Intelijen Negara usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (9/9/2016) lalu.
Kepergian lelaki yang sering disapa BG tersebut tidak lekas membuat Polri langsung berbangga. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian merasa kehilangan sosok yang fenomenal.
"Jujur kami merasa kehilangan bapak pindah ke BIN. Tapi kami berusaha mencari kader baru," kata Tito saat menyampaikan sambutan dalam acara tradisi penghantaran Budi Gunawan ke BIN pada Rabu (14/9/2016).
Menurut Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut kehadiran BG bagi polisi sudah banyak memberikan dampak positif bagi perkembangan Polri. Pasalnya, selama Mantan Ajudan Presiden kelima RI Megawati Soekarno Putri tersebut ada, reformasi di tubuh Polri sudah banyak terjadi.
"Di pusat kekuasaan kita punya satu orang yang kawal reformasi instrumental. Kami beruntung hadirmya Pak BG di pusat kekuasaan. Beliau punya kemampuan intelek di atas rata rata. Dengan kemampuan itu tidak hanya mampu bicara, hampir semua produk Polri dikomando dia. Undang-undang Polri tidak lepas dari tangan dia. Yang berhub jabatan dengan struktur polri, bahkan beliau jadi pimpinan tim yang ditugaakan untuk reformasi srruktural polri," kata Tito.
Selain kemampuan intelektual yang berada di atas rata-rata, Tito juga menilai kepribadiian Mantan Kapolda Bali dan Jambi tersebut sangatlah santun. Kata Tito, BG adalah sosok pendengar sejati dan dapat memberikan solusi dalam menyelesaikan masalah.
"Interpersonal skill diatas rata-rata karena punya kemapuan bicara yang baik. Listening skill baik, saya serimg ngobrol. Dia tidak pernah menyela, selalu dengarkan sampai tuntas. Baru sampaikan tanggapan dengan baik dan dengan cara santun. Dan punya jaringan luas dalam dan luar polri," kata Tito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara
-
Mengintip Suasana Ramadan Komunitas Islam Syiah di Pejaten
-
Jokowi Mau UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Boyamin MAKI: Jangan Cari Muka!
-
Viral Bus Transjakarta Berasap hingga Keluar Cairan Hijau di Halte Pancoran, 59 Armada Diperiksa
-
Masjid Jogokariyan Siapkan 3.800 Porsi Buka Puasa, Jadi Ajang Lomba Kebaikan Ibu-ibu Saat Ramadan
-
Tembok Pagar Setinggi 5 Meter Roboh Timpa Pelataran SMPN 182 Jaksel, Diduga Akibat Tanah Labil
-
Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak
-
Senayan Respons Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK Adalah Inisiatif DPR: Tidak Tepat!
-
Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!