Suara.com - Anggota tim pencari fakta yang dibentuk Polri Effendy Gazali mengungkapkan adanya indikasi temuan aliran dana ke perwira menengah Polri. Tetapi, kata Effendy, aliran tersebut tidak terkait dengan aktivitas terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman, melainkan dari terpidana Chandra Halim alias Akiong.
"Ada aliran dana ke pamen, ini menjadi bukti awal, sebesar Rp668 juta," kata Effendy dalam konferensi pers di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2016).
Namun, Effendy tidak menjabarkan siapa perwira menengah yang menerima aliran dana tersebut.
Effendy mengatakan perwira menengah tersebut saat ini tengah ditangani petugas Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Effendy juga menyebutkan lima indikasi aliran dana lainnya yang masuk ke oknum anggota Polri. Nilainya mulai dari Rp25 juta, Rp50 juta, Rp75 juta, Rp700 juta, bahkan ada yang sampai di atas Rp1 miliar.
Effendy menegaskan temuan tersebut tak terkait dengan aktivitas Freddy Budiman.
Selama proses investigasi, kata Effendy, tim pencari fakta telah meminta keterangan 64 orang yang terdiri dari 24 orang dari dalam Polri dan 40 dari luar Polri.
Berita Terkait
-
Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Cek Fakta: Haris Azhar Ajak Masyarakat Blokir Podcast Bocor Alus Politik Tempo
-
Hariz Azhar Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM dan Orang Kuat di Balik Operasi Tambang PT GPU
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tim Advokasi Fatia-Haris Bilang Begini
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
Berbahaya, Koalisi Masyarakat Desak Pembentukan BTP dan Komando Teritorial Dihentikan
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan