Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menargetkan setiap pulau yang berpenghuni di Kepulauan Seribu dibangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Kata Ahok, dibangunnya RPTRA di Kepulauan Seribu juga bertujuan menarik wisatawan.
"Targetnya setiap pulau berpenduduk, akan Bangunkan RPTRA di pulau. Buat fasilitas wisatawan juga," ujar Ahok usai meresmikan RPTRA Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Selasa (20/9/2016).
Dengan adanya RPTRA dirinya berharap bisa menjadi wadah silaturahim antar masyarakat. Menurutnya, setiap warga memiliki kesulitan masing-masing.
"Karena itu mereka butuh saling memperhatikan dan lurah adalah orangtuanya. Anak tidak sekolah dan sakit bisa dilihat,"jelasnya.
Mantan Bupati Belitung Timur juga menginginkan Jakarta menjadi contoh bagi daerah lainnya.
"Kita ingin gaji Anda Rp5 juta, biaya hidup cuma setengah. Konsep itu yang kita lakukan. Dari pemerintah pusat Pusat Pak Jokowi pengen dari dulu gitu Jakarta jadi etalase," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati