Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan pemimpin Jakarta periode 2017-2022 harus seorang yang memiliki keberanian dan berpengalaman.
"Kedua dia punya track record yang jelas untuk memimpin. Jadi nggak bisa calon pemimpin DKI itu orang yang misalnya terkenal santun, baik dan ganteng, tapi dia punya pengalaman apa," kata Eriko, Selasa (20/9/2018).
Pernyataan Eriko terkait dengan rencana DPP PDI Perjuangan mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta malam nanti sekitar jam 20.00 WIB.
Menurut Eriko masyarakat Jakarta menyukai pemimpin yang sudah terbukti mampu menunjukkan kinerja yang baik. Ddia menyontohkan sejumlah politisi PDI Perjuangan, di antaranya Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Makanya kita lihat pasangan calon yang berkembang itu dan dari survei juga (menyatakan) kepala daerah yang baik, yang ada di Jakarta atau daerah yang ada di Indonesia," katanya.
Soal siapa pasangan yang akan diputuskan PDI Perjuangan malam nanti, Eriko mengatakan partainya sudah memiliki sejumlah skenario.
Skenario pertama mengusung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), skenario kedua mengusung pasangan calon dari enam kandidat kepala daerah yang telah lolos fit and proper test yang diselenggarakan PDI Perjuangan tempo hari, dan skenario ketiga mengusung pasangan dari internal partai.
"Hari ini salah satu dari ketiga skenario itu akan diputuskan oleh DPP pukul 20.00 WIB," katanya.
Pengumuman pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dipastikan akan mengubah peta politik, terutama Partai Gerindra dan koalisinya, apalagi kalau mengusung Ahok dan Djarot. Jika yang diusung Ahok dan Djarot, sejumlah partai mengisyaratkan akan gabung PDI Perjuangan, tetapi sebagian lagi menolak gabung.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora