Pendukung Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di depan KPUD DKI Jakarta [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Untuk menyambut kedatangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, saat ini, ratusan pendukung sudah berkumpul di depan kantor Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat. Ahok dan Djarot akan mendaftar menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Pendukung merupakan simpatisan dari empat partai pendukung Ahok dan Djarot yaitu Nasdem, Hanura, Golkar, dan PDI Perjuangan. Relawan Teman Ahok juga bersama mereka.
Menurut pengamatan Suara.com, sebagian pendukung membentangkan spanduk dan bendera partai.
Kedatangan rombongan pendukung Ahok dan Djarot sempat membuat kemacetan arus lalu lintas di depan KPUD. Tetapi, polisi dengan sigap mengendalikan situasi sehingga kemacetan dapat ditangani.
Kedatangan para pendukung Ahok dan Djarot kemudian disambut hujan.
Mereka juga meneriakkan yel-yel dukungan kepada Ahok dan Djarot. "Hidup Ahok-Djarot."
Saat ini, Ahok dan Djarot masih berada di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, untuk menjemput Megawati Soekarnoputri. Ahok dan Djarot yang mengenakan kemeja kotak-kotak didampingi para petinggi empat partai pendukung.
Pendukung merupakan simpatisan dari empat partai pendukung Ahok dan Djarot yaitu Nasdem, Hanura, Golkar, dan PDI Perjuangan. Relawan Teman Ahok juga bersama mereka.
Menurut pengamatan Suara.com, sebagian pendukung membentangkan spanduk dan bendera partai.
Kedatangan rombongan pendukung Ahok dan Djarot sempat membuat kemacetan arus lalu lintas di depan KPUD. Tetapi, polisi dengan sigap mengendalikan situasi sehingga kemacetan dapat ditangani.
Kedatangan para pendukung Ahok dan Djarot kemudian disambut hujan.
Mereka juga meneriakkan yel-yel dukungan kepada Ahok dan Djarot. "Hidup Ahok-Djarot."
Saat ini, Ahok dan Djarot masih berada di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, untuk menjemput Megawati Soekarnoputri. Ahok dan Djarot yang mengenakan kemeja kotak-kotak didampingi para petinggi empat partai pendukung.
Suara.com - Calon gubernur dari Partai Gerindra Sandiaga Uno memberi ucapan selamat kepada pasangan Ahok dan Djarot.
"Selamat atas pencalonan Pak Ahok dan Pak Djarot sebagai cagub dan cawagub, sudah dapat dukungan dari PDI Perjuangan," kata Sandiaga di Jalan Melawai Raya 16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Komentar
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang