Suara.com - Lansia penderita alzheimer dan dimensia yang hilang dapat dilaporkan ke Qlue yang telah menjadi aplikasi resmi pelaporan lansia hilang di Jakarta.
Laporan mengenai lansia hilang yang masuk secara langsung diteruskan ke lurah setempat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh petugas khusus yang diperkenalkan sebagai Pasukan Ungu dari Dinas Sosial DKI Jakarta.
"Penambahan label laporan Lansia Hilang ini merupakan bentuk konsistensi Qlue Indonesia untuk bertumbuh dan berkembang bersama warga dan pemerintah menuju Smart City," kata Vice President of Products Qlue Indonesia Gerry Mangentang di Jakarta, Rabu (21/9/2016).
"Permasalahan Demensia Alzheimer sebenarnya nyata berada di sekeliling kita, hanya saja warga mungkin belum terlalu familiar dengan nama Demensia ataupun Alzheimer, semoga dengan adanya label laporan Lansia Hilang di Qlue dapat membantu warga ataupun pemerintah untuk mewujudkan Jakarta Ramah Demensia - Ramah Lansia," dia menambahkan.
Dia berharap dengan segala kemudahan yang sudah ada, dengan laporan melalui aplikasi maka keikutsertaan anak muda untuk berpartisipasi dalam isu ini meningkat.
Melalui peluncuran label baru "Lansia Hilang" yang ada di Qlue, harapannya masyarakat menjadi lebih peka dan peduli serta memiliki pemahaman baik bahwa sekarang ini sudah ada aplikasi sosial media yang sesuai yang tepat untuk mengadukan masalah terkait lansia dan demensia yang ada di sekitar kita.
Saat ini ada 481 tim dokter di bawah Dinas Kesehatan, 413 Petugas P3S di bawah koordinasi Dinas Sosial, dan 20 ribu peserta didik di berbagai sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK yang telah diedukasi mengenai Demensia Alzheimer.
Edukasi pentingnya deteksi dini mengenai demensia dan cara mengurangi risikonya merupakan tindak nyata agar kualitas hidup warga DKI Jakarta di masa tua meningkat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM