Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta memberikan kesempatan kepada partai politik pengusung bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta untuk mengganti jagoannya apabila salah satu tahapan untuk berlaga di Pilkada Jakarta 2017 tidak memenuhi persyaratan.
Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno mengatakan sejumlah rangkaian pemeriksaan harus diikuti oleh setiap pasangan calon. Di antanya adalah harus lolos tes kesehatan, psikologi yang dilakukan di RSAL Mintohardjo, dan lolos pada tes narkoba yang dilakukan oleh BNN.
"Nanti kalau ada salah satu pasangan tidak memenuhi syatat, KPU akan menginformasikan kepda parpol pengusung untuk mengganti calon lain," ujar Sumarno di kantor BNN, Jalan M. T. Haryono, Cawang, Jakarta, Minggu (25/9/2016).
Bila ada satu dari tiga tahapan yang sudah ditentukan pasangan calon tidak lolos, Sumarno memastikan mereka akan gagal dan tidak dapat ditetapkan sebagai pasangan calon.
"Dia pasti tidak melanjutkan proses pencalonannnya. Oleh karena itu parpol bisa mengganti calon yang lain. Kami akan informasikan kepada masyarakat hasilnya," katanya.
KPUD DKI Jakarta dikatakan Sumarno mendapatkan hasil keseluruhan rangkaian tes kesehatan pada 28 September 2016. Sedangkan untuk penetapan pasangan calon 24 Oktober 2016. Sehingga masih ada waktu bagi partai politik mencari kandidat lain apabila salah satu calonya nanti ada yang dinyatakan tidak lolos.
"Tetapi kami tidak ingin resiko itu, sebelumnya di proses terlebih dahulu, kalau ada yang tidak memenuhi syarat, akan disampaikan ke parpol," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada
-
Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng