Suara.com - Nasib malang menimpa seorang bocah perempuan di India. Ia meninggal karena puasa selama 68 hari.
Aradhana, nama gadis berusia 13 tahun itu, diminta sang ayah untuk berpuasa ‘Chaturmas’ selama 68 hari demi mengembalikan keberuntungan dan kekayaan keluarganya.
Sang ayah, Laxmichand Sansadiya, mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Ia lalu memenui seorang pendeta di Chennai. Oleh sang pendeta, ia disarankan untuk meminta anak perempuan mereka melakukan ritual puasa selama 68 hari agar kekayaannya bisa kembali.
Aradhana pun menjalankan puasa selama 68 hari dan berakhir pada 3 Oktober lalu. Setelah itu, seluruh keluarga mengadakan pesta besar-besaran menyambut berakhirnya masa puasa Aradhana. Dalam acara yang disebut Paarana itu, pejabat pemerintah setempat turut hadir.
Sayangnya, segera setelah pesta berakhir, Aradhana mengalami dehidrasi dan dilarikan ke rumah sakit. Parahnya lagi, bocah malang itu mengalami koma.
Dokter mengatakan, Aradhana mengalami koma karena kelaparan dan menyebabkan ususnya mengering dan kedua ginjalnya rusak parah. (Timesofindia)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini Isi Ajakan Membully Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Orangtua Berharap Asty Ananta Tak Keluar dari Islam
Lima Cara Sembuhkan Ruam dan Area Hitam di Paha
Pengacara Benarkan Mario Teguh 'Dipecat' Kompas TV Gara-gara Kis
Ini Sosok Cantik Nara Masista yang 'Sentil' 6 Negara di PBB
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat