Suara.com - Mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap meminta Muhammad Nazaruddin untuk membuktikan pernyataannya. Nazaruddin mengatakan ada uang proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk dengan Nomor Induk Nasional berbasis elektronik.
"Ah, kata dia. Ya buktikan aja sama dia, itu kata dia, saya kenal juga nggak," kata Chairuman di Gedung KPK, jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Menurutnya, pihaknya hanya menyetujui rencana pihak Kementerian Dalam Negeri yang menginginkan adanya identitas tunggal. Hal itu dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan pada pemilihan umum Tahun 2009 tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Nggak ada masalah, biasa, pembahasan itu kan sesuai dengan, Kemendagri mengajukan proyeknya, nah kita kan butuh bahwa harus ada indentitas tunggal. Karena apa, karena kan pengalaman pemilu yang lalu (2009) di mana daftar pemilih tidak valid, maka kita perlukan itu," katanya.
Sementara terkait anggarannya yang mencapai Rp6 triliun, dia tidak terlalu mempersoalkannya. Pasalnya hal itu berdasarkan yang diajukan Kemendagri termasuk juga terkait pelaksanaannya.
"Itukan sudah pelaksanaan, tergantung bagaimana kemendagri ya. Soal kualitas itukan bukan urusan kita, bagi kita mereka mengajukan berapa yang dibutuhkan, kan ada ahli-ahlinya. Kalau memang segitu, ya harus kita laksanakan. Menurut ahlinya, ya rasional," kata Chairuman.
Pada hari dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Irman. Irman sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena dinilai melakukan penyalahgunaan wewenang bersama dengan Sugiharto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar