Suara.com - Calon Gubernur Jakarta periode 2017-2022 dari koalisi Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, Agus Harimurti Yudhoyono tidak mau melakukan kontrak politik dengan warga DKI Jakarta. Katanya, kontrak politik antara Gubernur dan Wakil Gubernur dengan masyarakat sejatinya sudah terwakili saat pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan.
Menanggapi hal itu, Calon Gubernur dari koalisi Partai Gerindra dan PKS, Anies Baswedan mengatakan bahwa kontrak politik antara Calon Gubernur (sebelum terpilih) dengan warga adalah bentuk komitmen untuk memperjuangkan aspirasi warga.
"Jadi masyarakat memiliki aspirasi. Lalu kita melakukan diskusi dan komitmen. Membawa aspirasi itu tentunya dalam bentuk kontrak politik," kata Anies di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2016).
"Jadi ini sebuah bukti bahwa kita bersedia membawa aspirasinya," Anies menambahkan.
Anies melanjutkan, aspirasi masyarakat nantinya akan diperjuangkan saat seorang calon gubernur sudah terpilih.
"Namanya perjuangan itu membawa aspirasi. Itu pasti ada prosesnya dan nanti ketika sudah melalui proses pengambilan keputusan kita perjuangkan," tutur Anies.
Selain itu, kata Anies, kontrak politik antara calon gubernur dengan warga merupakan sebuah legitimasi bahwa kandidat tersebut pantas untuk dipilih karena siap memperjuangkan aspirasi warga.
"Nah jadi ini bentuk komitmen. Ketika kita dalam masyarakat pun dalam diskusi itu, merasa aspirasinya me-legitimate. Tapi kita kalau tidak mau melakukan apa-apa, justru menjadi pertanyaan pada masyarakat, sebenarnya yang diperjuangkan apa?" kata Anies.
Berita Terkait
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga