Suara.com - Ambisi besar disematkan Valentino Rossi jelang turun di seri ke-15 MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (16/10/2016). Pebalap tim Movistar Yamaha ini bertekad meraih kemenangan.
Rossi mengungkapkan performa Yamaha cocok dengan karakter sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,8 km ini. Hal inilah yang menjadi modal optimisme Rossi pada balapan akhir pekan nanti.
"Sirkuit ini fantastis. Di atas kertas, Yamaha kuat di sirkuit ini. Jadi, saya berharap bisa berjuang untuk meraih kemenangan," kata Rossi, 37 tahun.
"Saya sangat senang tampil di Jepang karena ini adalah rumah bagi Yamaha. Saya akan melakukan yang terbaik. Saya dalam kondisi baik, dan siap untuk menjalani tiga balapan berturut-turut--Jepang, Australia, dan Malaysia," lanjut Rossi.
Secara matematis, peluang pebalap yang dijuluki The Doctor untuk menjadi juara dunia terbilang sangat berat. Hal ini lantaran besarnya jarak poin antara Rossi dan Marc Marquez.
Tercatat, Rossi terpaut 52 poin dari pebalap Repsol Honda itu yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 248 poin. Marquez sendiri hanya butuh dua kemenangan lagi guna memastikan gelar juara dunia ketiganya di MotoGP dari empat seri yang tersisa musim ini. (Crash)
Berita Terkait
-
Dari Le Mans ke Catalunya, Siapkah Jorge Martin Lanjutkan Tren Kemenangan?
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban