Suara.com - Anggota Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Pesanggrahan mengamankan lelaki dan perempuan yang berhubungan seks dan menayangkannya secara live di media sosial pada Selasa (11/10/2016). Aksi cabul tersebut mereka lakukan di unit B 03-07, apartemen Gateway, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Asari asal Depok dan pacarnya, Nursari, asal Tangerang, kini meringkuk di kantor polisi.
"Iya, pada Selasa malam Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan telah mengamankan sepasang kekasih, As dan Nu terkait pertunjukan hubungan seks secara langsung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Kamis (13/10/2016).
Awi mengungkapkan dua sejoli tersebut melakukan hubungan seks secara live di media sosial demi mengeruk banyak duit dari penonton. Tarif untuk melihat mereka bersenggama cukup mahal, mulai dari Rp1 juta sampai Rp2 juta.
"Tersangka menawarkan jasanya melalui media sosial wechat, BBM dan whatsap. Setelah terjadi kesepakatan antara tersangka dan calon pelanggan, kemudian ditentukan hotel atau apartemen untuk tempat live show," kata Awi.
Setelah digelandang ke kantor polisi, mereka mengaku sudah sepuluh kali live show sejak tahun 2015.
"Berdasarkan keterangan sementara, kedua tersangka telah melakukan aksinya kurang lebih 10 kali di hotel atau apartemen di wilayah Jakarta," kata Awi.
Dari tempat kejadian perkara, polisi mendapatkan barang bukti berupa pakaian dalam kedua tersangka, dua bungkus kondom merek Sutra, uang tunai Rp1 juta, dua ponsel, print out percakapan saat transaksi dengan pelanggan, dan video saat penangkapan.
Kedua tersangka disangka melanggar Pasal 34, 36 UU No. 44 Tahun 2008, tentang pornografi dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun.
Berita Terkait
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
HP Disalahgunakan untuk Prostitusi Online, Tiara Aurellie Tuntut Keadilan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?