Suara.com - Petugas gabungan Timpora Kantor Imigrasi Kelas I Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta mengamankan 10 warga negara asing yang diduga ilegal di beberapa lokasi.
"Hasil operasi gabungan Timpora telah mengamankan 10 WNA pada beberapa lokasi di Kecamatan Kalideres dan Cengkareng Jakarta Barat," kata Kepala Bidang Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Heru Santoso melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/10/2016).
Heru mengungkapkan 10 WNA itu terdiri dari dua orang asal Republik Rakyat Cina yang memegang Kartu Izin Tinggal Sementara (Kitas).
"Namun saat diperiksa sangat tidak kooperatif sehingga kita dalami terkait kegiatannya," ujar Heru.
Kemudian dua warga Nigeria, seorang asal Sierra Leone, seorang asal India pemegang "VK" dan "VOA" yang ditemukan pada salah satu apartemen.
Selanjutnya, dua warga negara Cina, seorang warga India dan seorang warga Nigeria yang tidak dapat menunjukkan paspor.
Heru menambahkan bahwa Timpora Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta juga menerima penyerahan dua warga Cina dari Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Ia mengungkapkan kedua orang itu diduga terlibat pencurian di pesawat Vietnam Airlines nomor penerbangan VN-631 dari Ho Chi Min City.
"Polisi tidak bisa memproses karena korban (pencurian) tidak bersedia diperiksa," tutur Heru. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum
-
Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut
-
DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang
-
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Istri Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Masih Berjalan
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
-
Negara Diminta Tak Lagi Lunak ke Perusahaan: THR Tak Dibayar, DPR Dorong Dipidanakan!
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen