Suara.com - Kepala lembaga anti-korupsi Sri Lanka, Dilrukshi Wickramasinghe mengundurkan diri, Senin (17/10/2016) waktu setempat. Dilrukshi Wickramasinghe mundur setelah Presiden Maithripala Sirisena menuduh KPK mendukung partai saingannya.
Selama menjabat sebagai ketua KPK, Dilrukshi Wickramasinghe banyak menangani kasus korupsi yang dilakukan pejabat tinggi di pemerintahan. Salah satunya mantan Presiden Mahinda Rajapaksa. Selain itu anak pejabar dan saudara pejabat juga menjadi sasaran penangkapan korupsi.
Seperti dilansir Reuters, langkah Dilrukshi Wickramasinghe mengusut korupsi menimbulkan kekhawatiran menyasar ke pemerintahan yang saat ini berkuasa.
Pekan lalu, Sirisena menyatakan ketidaksenangan setelah lembaga anti-korupsi menangkap mantan menteri pertahanan Gotabaya Rajapaksa, adik dari mantan presiden. KPK juga menangkap 3 mantan kepala angkatan laut.
"Saya harus mengambil tindakan jika komisi anti-korupsi dan dua divisi anti-korupsi polisi bekerja sesuai dengan agenda politik," kata Maithripala Sirisena.
Hanya saja, Wakil Menteri Kehakiman Dilan Perera membantah adanya hubungan antara komentar Maithripala Sirisena dan pengunduran diri Wickramasinghe ini. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui