Suara.com - Jumlah korban jiwa akibat Ensefalitis Jepang di Negara Bagian Odisha, India Timur, telah mencapai 54 jiwa dalam waktu lebih dari satu bulan. Mereka yang meniggal didominasi berasal dari Kabupaten Malkangiri, sekitar 650 kilometer di sebelah barat-daya Bhubaneswar, Ibu Kota Odisha.
"Ensefalitis Jepang telah merenggut 54 nyawa di Kabupaten Malkangiri, Odisha, cuma dalam waktu lebih dari satu bulan," kata beberapa pejabat kesehatan, sebagaimana dikutip Xinhua, Selasa (18/10/2016).
Virus Ensefailitis Jepang (JEV) adalah penyebab paling utama penyakit virus radang otak di Asia. Itu adalah flavivirus yang berkaitan dengan virus demam berdarah, demam kuning, Lembah Nil, dan disebarkan oleh nyamuk.
Pemerintah lokal telah menunjuk seorang pejabat senior untuk memantau dan mengawasi tindakan untuk memeriksa penyebaran Ensefalitis Jepang.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk membuat kandang babi di dekat desa yang terpengaruh guna mengucilkan babi yang terinfeksi Ensefailitis Jepang, yang terutama menyebar melalui gigitan nyamuk.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebanyakan penularan JEV adalah demam sedang dan sakit kepala atau tanpa gejala nyata.
Namun penyakit parah akibat JEV ditandai dengan kemunculan cepat demam tinggi, sakit kepala, tegang tengguk, disorientasi, koma, kejang-kejang, kelumpuhan spastik dan akhirnya kematian. Tahun lalu, 52 orang meninggal di Negara Bagian Assam, bagian timur-laut India, akibat Ensefalitis Jepang. [Xinhua]
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!