Suara.com - Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Pol) Suntana mengaku telah memetakan titik-titik rawan yang berpotensi membuat situasi Jakarta menjadi memanas jelang Pilkada DKI 2017.
"Sudah tentu itu menjadi tanggung jawab polisi. Dengan dasar itu, titik kerawanan sudah kita mapping," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Selasa (18/10/2016).
Suntana belum mau menyebutkan titik mana saja yang dianggap rawan. Pasalnya, dia mengaku hampir semua titik di wilayah hukum Polda Metro Jaya berpotensi memicu konflik.
"Hampir semua daerah mempunyai potensi kerawanan. Saya tidak mau menyebutkan secara spesifik. Semua wilayah mempunyai karakteristik yang menimbulkan kerawanan," katanya.
Lebih lanjut, Suntana juga mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan dan meminta masyarakat tak gampang terpancing isu-isu yang bisa mengganggu jalannya pelaksanaan Pilgub DKI.
"Sekarang polisi melakukan langkah-langkah preventif, dan mengimbau masyarakat supaya tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan yang ingin membuat Jakarta semakin kacau," kata Suntana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor