Suara.com - Seorang gadis berusia 10 tahun bunuh diri, Selasa (18/10/2016) di Kanada. Ini adalah kematian anak aborigin untuk keempat kalinya selama 1 bulan terakhir.
Diduga gadis itu bunuh diri karena terhimpit kemiskinan. Gadis itu berasal dari Deschambault Lake, 460 kilometer timur laut dari Saskatoon, Saskatchewan.
Kepala Federation of Sovereign Indigenous Nations, Bobby Cameron menjelaskan Canadian Press melaporkan bahwa dua gadis dari Stanley Mission dan satu dari La Ronge, semua berusia antara 12 dan 14. Mereka bunuh diri awal bulan ini.
Departemen kesehatan federal tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.
"Bunuh diri mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas kehidupan," kata Cameron. Termasuk pendidikan yang lebih baik, perumahan dan kesehatan mental.
Awal tahun ini, sebuah komunitas Ontario Aborigin mengumumkan keadaan darurat setelah usaha bunuh diri.
Kanada dihuni 1,4 juta penduduk asli. Sekitar 4 persen dari populasi negara itu, memiliki tingkat lebih tinggi dari kemiskinan dan harapan hidup lebih rendah dari Kanada. Warga lain di Kanada juga menjadi korban kejahatan kekerasan, kecanduan dan penahanan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut