Suara.com - 'Pertarungan terakhir' antara calon presiden Amerika Clinton-Trump akhirnya digelar. Di debat putaran terakhir ini Hillary Clinton dan Donald Trump telah saling serang.
Salah satu bahasan paling 'hangat' adalah seputar Presiden Rusia Vladimir Putin. Awalnya, Clinton membuka menyampaikan apa saja yang akan diterima masyarakat AS jika memilih Trump yang mendukung penuh langkah Putin.
"Anda akan menyukai semua yang dilakukan Putin. Karena dia (Trump) benar-benar mengaguminya. Putin menginginkan presiden AS sebagai bonekanya," tutur Clinton.
Pernyataan itu langsung dibalas Trump.
"Saya tidak mengenal Putin tapi dia mengatakan hal baik soal saya. Dia (Clinton) membenci Putin karena dia kalah pintar dari Putin," ucapnya.
Selain itu, dalam debat itu Clinton berjanji akan mengedepankan hal wanita dan LGBT sedangkan Trump akan melindungi kepemilikan senjata. Dia juga menolak berandai-andai, baik jika dia terpilih setelah dia merasa beberapa hari terakhir ini 'dicurangi'.
Jajak pendapat menunjukkan Trump kehilangan 'kunci' dalam pertempuran ini, setelah dituduh melakukan penyerangan seksual. r Hal ini muncul setelah beredar video dia membuat komentar cabul tentang berbuat tidak senonoh kepada perempuan, yang diketahui sebagai anggota senior dari Partai Republik yang membelot dia.
Debat ini kerap menjadi pertimbangan masyarakat AS untuk memilih dan memberikan suara mereka pada 8 November medatang. [BBC]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal