Suara.com - Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana membantah isu penjegalan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan, yakni Dewa Nyoman Sukrawan dan Gede Dharma Wijaya (Surya).
"Siapa sih sebenarnya yang melakukan penjegalan? Saya tegaskan tidak ada itu. Janganlah maling teriak maling," kata Agus di Singaraja, Bali, Sabtu (22/10/2016).
Ia mengatakan, dirinya tidak pernah melakukan upaya-upaya penghalangan ataupun intimidasi kepada masyarakat untuk mendukung pasangan perseorangan.
Menurut dia, isu tersebut hanya digembar-gemborkan untuk mencari simpati. Faktanya, banyak ditemukan kasus calon perseorangan menggunakan cara-cara yang kurang elok seperti dengan membagikan beras gratis dan juga menjanjikan bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi Bali.
Pihaknya pun mengaku, tidak akan melakukan upaya yang tidak elegan dalam Pilkada Buleleng.
"Kewenangan saya sebagai kepada daerah adalah mengkoordinir para PNS agar dapat menjalankan program pembangunan dengan baik utamanya Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)," tegasnya.
Ketua DPC PDIP Buleleng itu juga memaparkan, PNS harus tetap fokus pada kinerja terkait dengan pembangunan daerah, bukan larut dalam situasi politik yang ada.
"Saya tegaskan saya tidak pernah melakukan hal-hal yang tidak menyimpang. Bahkan tiap apel krida saya berpesan kepada pada PNS di lingkungan Pemkab Buleleng tidak sekali-kali ikut terlibat dalam politik," pungkas dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir