Suara.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Jakarta yang menurutnya masih rendah, padahal anggaran pendidikan di Ibu Kota termasuk yang paling tinggi di Indonesia.
"Kok bisa di Jakarta, di kota dengan sumber daya sebesar ini, justru pendidikannya terkesampingkan," kata Anies dalam sebuah seminar yang diadakan Ikatan Guru TK se-Indonesia (TGTKI) di Jakarta, Sabtu (22/10/2016).
Anies mencontohkan angka putus sekolah yang masih tinggi di Jakarta dan angka partisipasi sekolah pada tingkat SMA yang baru berkisar 70 persen untuk wajib belajar 12 tahun.
Karena itu, bila dipercaya masyarakat memimpin ibu kota, Anies bertekad memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan membangun sumber daya manusia di Jakarta.
"Semua infrastruktur yang menunjukkan pendidikan harus menunjukkan kualitas Jakarta," ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.
Menurut Anies, pendidikan merupakan sektor yang penting dalam pembangunan. Dia menginginkan kualitas pendidikan di Jakarta tidak hanya setara dengan daerah lain di Indonesia, tetapi setara dengan negara-negara lain di dunia.
Menurut Anies, meningkatkan kualitas sektor pendidikan di Jakarta menjadi sekelas duni bukan hal yang tidak mungkin. Pasalnya, Jakarta memiliki anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang cukup untuk membiayai program-program pembangunan.
"Di Jakarta banyak yang bisa dilakukan karena uangnya ada. Bahkan, guru-gurunya pun bisa diberikan insentif," tuturnya.
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 akan diikuti tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur.
Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS. (Antara)
Berita Terkait
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Pesan Anies Baswedan untuk Relawan Muda: Demokrasi Tumbuh dari Warga yang Mau Turun Tangan
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
Suasana di Monas Jelang Reuni Akbar 212
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet
-
Roy Suryo Siapkan Gibran Black Paper, Soroti Riwayat Pendidikan hingga Legalitas Ijazah Wapres
-
KPK soal Kepala Daerah Dipilih DPRD: Tekan Biaya Politik, Cegah Korupsi
-
Tabrak Lari di Tambora Tewaskan Dua Orang, Mobil Pelaku Ringsek Ditabrak Kereta
-
Pesepeda Luka Kepala Ditabrak Mobil Listrik di Jalan Sudirman
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab