Suara.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memprediksi kenaikan upah minimum kabupaten setempat mencapai 8,25 persen pada 2017, sehingga menjadi upah tertinggi di Indonesia.
"Bisa dipastikan UMK (upah minimum kabupaten) Karawang tahun 2017 menjadi yang terbesar dibandingkan dengan daerah lain," kata Kepala Disnakertrans setempat Suroto, di Karawang, Selasa.
Ia mengatakan, UMK tahun depan akan mengalami kenaikan 8,25 persen dibandingkan dengan dari UMK tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,3 juta.
Jika kenaikan UMK Karawang nanti sebesar 8,25 persen, sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, maka UMK tahun 2017 akan mencapai Rp3,6 juta.
Menurut Suroto, pembahasan UMK Karawang sendiri kini masih berlangsung dan belum ada keputusan final. Tapi pihaknya memastikan jika kenaikan UMK untuk tahun 2017 nanti sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, sebesar 8,25 persen.
"Dari hasil pembahasan dengan serikat pekerja, sebagian sudah menyatakan setuju dan sisanya masih memandang kenaikan 8,25 persen masih belum ideal," kata Suroto.
Ia memastikan UMK Karawang tahun 2017 akan menjadi UMK tertinggi di Indonesia. Itu bisa terjadi dengan asumsi daerah lain tidak akan menaikan UMK diatas keputusan pemerintah.
"Satu sisi memang UMK tertinggi itu bagus. Tapi disisi lain khawatir hal itu bisa berdampak terhadap perusahaan yang kesulitan memenuhi UMK," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK