Suara.com - Mantan atlet bulu tangkis Indonesia Icuk Sugiarto ikut serta demonstrasi bersama ormas Islam di Jakarta, siang ini. Dia mendukung kasus Gubernur Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses secara hukum.
"Kita harus tegakkan hukum di negara kita. Siapapun yang telah melakukan penistaan terhadap agama dan kitab suci harus diproses hukum. Kita harus kawal proses hukum terhadap saudara Ahok yang telah menistakan agama kita," ujar Icuk ketika orasi di atas mobil komando di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Selain itu, mantan juara dunia bulu tangkis tahun 1983 mengaku tak punya kepentingan pribadi dengan mengikuti aksi ini. Dia mengaku bergabung karena panggilan hati.
"Tidak ada kepentingan politik, tapi kepentingan hati nurani saya sebagai umat muslim. Siapapun yang ada di sini jangan dipolitisasi kita untuk kepentingan politik atau apapun," kata dia.
"Kepercayaan yang kita anut disentil oleh orang apalagi orang itu dilindungi membuat kita tergerak karena siapa lagi yang akan menjaga lagi kehormatan agama kita selain kita sendiri umat muslim," Icuk menambahkan.
Icuk menilai Ahok telah melakukan kesalahan besar.
"Pemerintah harus melihat bahwa semua yang hadir hari ini tidak ada kepentingan lain selain mengembalikan kehormatan agama Islam," kata dia.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara