Suara.com - Basarnas Banten akhirnya menemukan jenazah Ferdiansyah (17) wisatawan asal Kota Serang yang terseret di Pantai Ambon kawasan objek wisata Anyer, Minggu (6/11/2016).
"Kami menemukan mayat Ferdiansyah dengan jarak sekitar satu mil dari pesisir Pantai Anyer," kata Kepala Basarnas Banten, Hairoe Amir saat dihubungi, Senin (7/11/2016).
Mayat Ferdiansyah dilarikan ke Puskesmas Cinangka guna dilakukan autopsi dan langsung dibawa keluarga ke kampung halaman untuk dimakamkan.
Tim Basarnas juga terus melakukan penyisiran sekitar kawasan wisata Pantai Anyer, karena rekannya Ferdiansyah yakni Dodi Saputra (14) hingga kini belum ditemukan.
Mereka para petugas Basarnas mengerahkan dua unit perahu dilengkapi peralatan evakuasi juga pakaian pelampung.
Petugas sejak pagi hingga sore melakukan penyisiran dan baru ditemukan jasad Ferdiansyah.
Kemungkinan mayat Dodi Saputra sudah bergerak ke tengah laut, karena angin datang dari selatan. "Kami sampai kini belum menemukan jenazah Dodi Saputra," katanya.
Menurut Hairoe, pencarian wisatawan yang terseret ombak tersebut sangat sulit, karena cuaca di Perairan Selat Sunda bagian utara memburuk.
Selain gelombang tinggi juga tiupan angin, sehingga cuaca buruk tersebut menyulitkan melakukan evakuasi. Karena itu, Basarnas mengimbau pengunjung agar tidak melakukan aktivitas berenang di sekitar Pantai Anyer.
Peringatan imbauan itu untuk emnghindari kecelakaan laut akibat cuaca buruk tersebut.
"Kami berharap wisatawan tidak berenang karena ombak secara tiba-tiba bisa menyeretnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat