Suara.com - Forum Anti Penistaan Agama (FAPA) mengaku telah menyiapkan saksi ahli yang nantinya akan diajukan penyidik Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Kita juga telah menyiapkan saksi ahli, pertama asli ahli bidang agama, kita sudah meminta kepada Majelis Ulama Indonesia. Kita juga memintakan saksi ahli pidana dari Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta," kata Ketua tim Advokasi FAPA Denny Ardiansyah Lubis di gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakart Pusat, Selasa (8/11/2016).
Menurutnya, anggota FAPA yang merupakan Keluarga Besar Alumni Muhammadiyah siap memboyong saksi ahli untuk dimintai keterangan atas ucapan kontroversial Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51.
"Ahli bahasa kalau memang dimungkinkan kita siapkan. Kita adalah keluarga Besar Alumni Muhammadiyah, kita tinggal tunjuk aja kampus yang mana untuk sebagai ahlinya nanti," katanya.
Namun demikian, Denny mengaku pengajuan saksi ahli tergantung dari pihak penyidik. Sebab, dia menganggap jadwal pemanggilan saksi dan ahli merupakan kewenangan penyidik
"Tergantung nanti pemeriksaan kalau diminta hadirkan saksi ahli, kita akan hadirkan. Karena kan jadwal itu dari mereka. Kalau besok diminta saksi ahli, nanti kita hadirkan," kata dia.
Sebelumnya, Ahok dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat oleh FAPA, Jumat (7/10/2016) lalu. Ahok diduga telah melakukan penistaan agama dengan mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika berkunjung ke Kepulauan Seribu. Laporan tersebut telah tercatat dengan nomor LP/4858/X/2016/PMJ/Ditreskrimum. Ahok diduga telah melanggar Pasal 156 Ayat A tentang Penistaan Agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!