Suara.com - Hengkangnya Maverick Vinales ke Yamaha dari Suzuki musim depan membuat Marc Marquez semakin waspada. Bukan hanya karena bakal menambah ketat persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP.
Terlebih utama, Vinales diyakini bakal jadi calon lawan tersengit Marquez di masa depan. Rivalitas antara Vinales dan Marquez kemungkinan baru bisa dilihat pada musim 2019, jika Rossi pensiun.
Di samping itu, andai pula performa Jorge Lorenzo bersama tim barunya musim depan, Ducati, tidak sesuai atau sebagaimana yang diekspektasikan publik.
Vinales sendiri telah menunjukkan sinyal kuat sebagai calon juara dunia MotoGP di masa depan. Hal itu ditunjukkannya dengan performa yang meningkat dalam dua musim terakhir.
Bila musim lalu vinales menempati urutan 12 klasemen akhir. Musim ini, dia bertengger di posisi keempat dan masih punya peluang naik ke posisi ketiga.
"Menarik untuk melihat perubahan apa yang akan terjadi pada Vinales dengan Yamaha, apakah akan banyak perbedaan dengan kondisi motor yang berbeda," kata Marquez, 23 tahun, dari tim Repsol Honda.
"Karena kenyataannya kita tidak tahu apakah Suzuki memiliki motor yang bagus atau biasa-biasa saja, karena Vinales pebalap yang sangat bertalenta," lanjutnya.
"Vinales datang dari kelas Moto3--juara dunia 2013--dan Moto2 dengan banyak meraih kemenangan. Jelas, dia masih muda, punya hasrat, dan sulit untuk dikalahkan. Ini akan jadi pertarungan yang menyenangkan," pungkas Marquez. (Motociclismo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!