Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum ada rencana blusukan dan kampanye di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ahok tak mau mencari gara-gara di markas Front Pembela Islam.
"Untuk apa ke markas dia (FPI) kalau masuk satu lawan 100 itu film kungfu," ujar Ahok di kediamannya, perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016) malam.
Terkait dengan demonstrasi, Ahok mengatakan bagi yang yang tak menyukainya kembali memimpin Jakarta periode 2017-2022, lebih baik jangan memilih di pilkada 15 Februari 2017. Itu lebih baik ketimbang mengerahkan masa besar-besaran untuk melakukan unjuk rasa.
"Kita punya UUD kan? semua bukan karen itu (pengerahan massa), kita punya pilkada kita punya pilpres. Kalau gitu nggak usah pemilu dong, siapa bisa turunin massa paling banyak, dia yang menang?" kata Ahok.
Ahok mengatakan zaman kerajaan dulu memang biasa ada pengerahan massa, tetapi sekarang eranya sudah berubah.
"Kalau zaman dulu kan anak kita mau jadi raja tinggal latih fisik saja setiap hari, supaya fisik kamu terlatih. Saya kira kan kita sekarang sudah meninggalkan yang bar-bar gitu," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Shafeea Jadi Korban Bully, Ahmad Dhani Singgung IQ Netizen Indonesia yang Rendah
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Dukung Kesejahteraan Pesisir, BRI Medan Salurkan Bantuan Sembako di Sabang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera