Suara.com - Gubernur Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyerahkan kepada tim kuasa hukum mengenai gelar perkara yang akan dilakukan Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama.
Ketua kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna, yang mengikuti gelar perkara pagi ini di Rupatama Mabes Polri mengatakan, akan ada puluhan pengacara yang akan membela Ahok.
"Saya dan kawan-kawan (yang mewakilkan). Ada 20-30 (pengacara), tapi nggak tahu berapa yang boleh masuk, karena kan dibatasi juga," ujar Sirra kepada wartawan, Selasa (15/11/2016).
Ia menerangkan alasan Ahok tak hadir mengikuti gelar perkara. Menurutnya, Ahok sudah ada acara di markas pemenangannya, Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 25 dan 27, Menteng, Jakarta Pusat. Pagi ini, Ahok akan menerima segala bentuk pengaduan dari masyarakat Jakarta.
"Karena sudah sosialisasi untuk menerima tamu warga di rumah lembang," katanya.
Saat ini Ahok masih berstatus terlapor, dia dituduh melakukan penistaan agama Islam setelah mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.
Kepada wartawan, Ahok juga telah memastikan tak akan menghadiri gelar perkara di Bareskrim Polri pagi ini. "Tidak hadir (mengikuti gelar pekara)," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat