Suara.com - Satuan Tugas Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan, Senin (21/11/2016) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, OTT tersebut terkait Surat Keterangan Bebas (SKB) pajak impor.
"(Terkait) SKB pajak Impor untuk mendapatkan keringanan pajak impor barang," kata seorang pejabat di KPK yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut.
Katanya, adapun yang terjaring dalam OTT tersebut adalah seorang pejabat Eselon 3 Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Hadang Sukarna dan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum dan seorang dari pihak swasta bernama Mohan. Ketiganya ditangkap di Sorong Hills Kemayoran.
"Barang buktinya berupa uang 85 ribu dolar Amerika Serikat," katanya.
Sementara itu, pimpinan KPK belum memberikan keterangan lebih jauh terkait OTT semalam tersebut. Pihaknya, baru mengkonfirmasi bahwa memang benar terjadi OTT. Rencananya, sore nanti, baru akan dilakukan konferensi pers.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!