Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan menciduk pejabat Direktorat Jenderal pajak pada Senin (21/11/2016) lalu, dalam sebuah operasi tangkap tangan.
"Hari ini kami ekpos dulu di pimpinan, walaupun dahulu pada waktu memulai penyelidikan kami setujui, tapi detailnya juga perlu dipaparkan ke pimpinan," kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/11/2016).
Setelah ekpos kasus, kata Agus, dalam waktu dekat akan disampaikan kepada wartawan.
"Setelah itu (ekspos) kami ada konpers (konferensi pers), datang saja," ujar dia.
Kasus tersebut, katanya, merupakan kasus yang baru diselidiki KPK. Ketika ditanya perkara apa dan siapakah pejabat yang ditangkap, Agus belum mau menyebut.
"Ini kasus baru kok. Nanti ikuti di konpers saja," tutur dia.
Menurut informasi, Tim Satgas KPK menangkap pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berinisial HS saat melakukan transaksi yang diduga suap dengan pengusaha berinisial MH.
Keduanya ditangkap di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam OTT, penyidik mengamankan uang tunai sekitar Rp1,3 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi