Suara.com - Juara konstruktor MotoGP musim ini, Repsol Honda, mengurungkan rencana menurunkan dua pebalapnya Marc Marquez dan Dani Pedrosa untuk uji coba lanjutan pada motor Honda 2017 dalam tes privat di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Sebelumnya, dua tim papan atas MotoGP lainnya, Ducati dan Movistar Yamaha, sudah lebih dulu mengumumkan tidak akan ambil bagian dalam tes yang berlangsung selama dua hari; 23-24 November 2016.
Pihak Ducati tidak ikut lantaran pebalap barunya, Jorge Lorenzo, tak mendapat izin dari pihak Movistar Yamaha, selaku masih pemilik sah Lorenzo hingga 31 Desember mendatang. Hanya para pebalap dari tim satelit Ducati saja yang turun dalam tes ini.
Sementara, pihak Movistar Yamaha beserta tim satelitnya, Monster Yamaha Tech 3, lebih memilih melakukan tes privat di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Kendati tak diikuti tiga tim papan atas MotoGP, namun bukan berarti tidak ada yang menarik dalam tes privat di Jerez. Satu yang menarik adalah tes ini bukan hanya diikuti para rider MotoGP, tapi juga ada pebalap dari kejuaraan balap motor lainnya, Superbike (SBK).
Dari hasil tes kemarin, pebalap MotoGP dari tim Avintia Racing, Hector Barbera, membuat bangga kalangan balapan MotoGP setelah keluar sebagai yang tercepat. Menunggangi Ducati Desmosedici GP16, Barbera mencatatkan waktu 1 menit 39,614 detik.
Catatan ini terpaut 0,125 detik dari juara bertahan SBK dua musim berturut-turut, Jonathan Rea, yang menempati urutan kedua dengan tunggangannya Kawasaki ZX-10 R.
Sedangkan, posisi ketiga ditempati rekan setim Barbera, Loriz Baz. Pebalap berkebangsaan Prancis ini membukukan waktu 1 menit 39,806 detik atau terpaut 0,192 detik lebih lambat dari Barbera.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik