Suara.com - Koordinator Nasional Komando Kawal Al maidah (Kokam) Mashuri Masyhuda meminta aparat keamanan untuk menelusuri dan menangkap penunggang aksi unjuk rasa Aksi Bela Islam III yang sedianya akan dilaksanakan pada 2 Desember (212) 2016.
"Jika ada tudingan penunggangan, maka di sanalah fungsi aparat keamanan dan intelijen untuk mengungkap dan menangkapnya, tangkaplah mereka yang mencoba menunggangi 'kuda putih' ini," kata Mashuri lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Ia juga mengimbau aparat terkait agar menghentikan langkah-langkah pencegahan bergeraknya umat Islam untuk ikut Aksi Bela Islam III karena dapat memicu kemarahan yang lebih besar.
"Beberapa daerah mengonfirmasi jika dihalangi menyewa bus, maka mereka siap berangkat dengan truk-truk pengangkut barang, bahkan konvoi dengan kendaraan bermotor. Jika itu terjadi maka potensi jatuhnya korban di jalan menuju Jakarta akan sangat banyak," kata dia.
Menurut Mashuri, pesan aksi pada 4 November (411) sudah menunjukkan massa dapat damai. Aksi dengan dua juta lebih anggota umat Islam belum pernah terjadi sepanjang sejarah negeri ini sejak jaman Majapahit.
Selanjutnya, kata dia, menuding aksi 212 sebagai upaya makar adalah pelecehan terhadap hak konstitusional warga negara Indonesia karena mengekspresikan diri sejatinya dijamin undang-undang.
"Jangan khawatir dengan kebhinnekaan. Umat Islam Indonesia adalah umat yang cinta damai, menebarkan cinta, memberi pertolongan kepada yang membutuhkan tanpa memandang SARA. Jangan khawatir dengan toleransi. Umat Islam Indonesia adalah contoh umat beragama yang ideal tentang toleransi. Umat Islam Indonesia sangat paham arti dan makna hakiki toleransi," kata dia. (Antara)
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak