Suara.com - Wakil Kepala Kepolisian Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana sudah meminta izin kepada pelaksana tugas Gubernur Jakarta Sumarsono agar peserta aksi damai, besok, boleh memanfaatkan hamparan rumput taman Monumen Nasional untuk salat Jumat jika lapangan ternyata tidak mampu menampung seluruh jamaah.
"Pak Sumarsono sudah berikan izin untuk rumput untuk ditempati salat agar bisa menampung sekitar 75 ribu orang," ujar Suntana di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016).
Suntana menyampaikan hal itu kepada Sumarsono untuk meneruskan keinginan Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Zaitun Rasmin. GNPF merupakan kelompok yang menggalang aksi.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Kurniadi menambahkan telah menyiapkan sekitar 55 mobil ambulans untuk mengantisipasi jika ada peserta aksi yang kelelahan.
Sebanyak 500 petugas kesehatan juga akan diturunkan ke lokasi. Mereka akan membantu untuk membagi-bagikan air minum kepada peserta demonstrasi.
"Ini kemungkinan arena panas besok, kami siapkan 500 petugas kesehatan. Ini kami pelajari untuk siapkan botol - botol minuman dan menjadi alat kami untuk menolong para jamaah," ujar Kurniadi.
Kurniadi mengatakan para petugas dinas akan mengenakan pakaian dinas sehingga mudah dikenali jika ada yang ingin minta pertolongan.
"Baju yang kita pakai baju putih dan ada tanda dinas kesehatan, serta kami pakai tanda pita. Kami akan layani dengan hati," ujar Kurniadi.
Menurut pengamatan Suara.com, Suntana berada di Monas untuk berkoordinasi dengan perwakilan GNPF dan perwakilan pemerintah.
Berita Terkait
-
Usai Diserang Isu SARA, RK Janji Bikin Program ke Vatikan dan Yerusalem, Apa Alasannya?
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Ganjar Pranowo ke Pendukungnya: Haram Hukumnya Bawa Isu SARA!
-
Bukan Pesta Demokrasi: Penyakit-penyakit Musim Pemilu yang Akan Menjangkit
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran