Suara.com - Seorang lelaki bulan-bulanan dikeroyok peserta demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016) siang.
Menurut keterangan saksi mata bernama Adriansyah (34) awalnya, lelaki tersebut teriak-teriak sambil menantang para peserta demonstrasi. Dia beraksi sambil mengacung-acungkan golok.
"Teriak-teriak minta disuruh bubar para jamaah, sambil nunjuk - nunjuk ngeluarin golok," kata Andriansyah.
Sebagian peserta demontrasi langsung mengurungnya. Lalu, mereka melumpuhkan lelaki tersebut.
"Para jamaah nggak terima mas, langsung dipukuli ramai - ramai," kata dia.
Dari mulut lelaki tersebut tercium bau alkohol. Diduga, dia menantang demonstran karena mabuk.
"Dia juga bau minuman mulutnya," ujar Andriansyah.
Menurut pengamatan Suara.com, ketika tengah dipukuli warga, sekitar lima anggota Polisi Militer datang. Polisi langsung mengamankannya.
Selanjutnya, lelaki yang hanya menggunakan celana jeans warna biru tersebut dibawa dengan mobil ambulans karena luka parah.
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia